Teman-teman yang gemar membaca…tentu teman-teman senang kan pergi ke toko2 buku,macam gramedia,togamas,trimedia,kharisma,dll..? saya yakin senang.
dan….apakah teman-teman jg suka berburu buku,novel,komik,atau majalah di kios-kios buku bekas??? mungkin iya,mungkin jg tidak.
kalau saya…..suka sekali…
Ya,hunting bacaan bekas bagi saya amat menyenangkan…alasannya apalagi kalau bukan karna harganya yg jauuuhhh lebih murah (hehe).
Kalau di Surabaya, biasanya acara perburuan dilakukan di jalan semarang. disana banyak sekali kios-kios atao los-los pedagang buku bekas. Memang sih dari segi kenyamanan ya tidak bisa dibandingkan dg toko buku. Panas,sempit,berisik,juga harus rela bersimbah peluh kala mengaduk-aduk koleksi dagangan buku bekasnya. Apalagi kalau pengunjungnya sedang melimpah, wuaahhh rasanya kayak dipanggang di oven..hehe.. Tapiii…segala ketidakenakan itu rasanya langsung sirna kalau berhasil mendapatkan buku-buku bekas yg sangat menarik dg harga yg bersahabat banget
.
Contohnya:
Novel agatha christie,di toko buku sekitar 25-30 ribu, kalo bekasnya cukup 5-7 ribu. (kata penjualnya sih yang nyari rada jarang)
komik tin-tin yang bagus dan lucu itu,di tobuk sekitar 35 rb,kalo bekasnya cukup 15 ribu. (ini rada mahalan karna klasik dan banyak bgt orang yg mencarinya)
Novel doraemon edisi lama yg legendaris itu,di tobuk sekitar 13 ribuan, di kios buku bekas cukup 3 ribu saja.
majalah-majalah film bekas,bisa ditebus dg harga 4-7 ribu per buah.
majalah-majalah wanita edisi lama, sekitar 2 ribu per buah.
Saya juga pernah dapat novelnya sophie kinsella “shopaholic and sister” dg harga 8 ribu saja..wahhh rasanya hepiii gitu..
Bicara masalah kondisi fisik buku…yahh jangan ditanya sih…sebagian besar buku2 itu memang rata2 sudah kumal,covernya ada lipatan2 di sana-sini,atau warna kertasnya agak2 coklat butek. namun….bagi saya itu bukan masalah….tinggal dibersihkan menggunakan tisu dan disampul….maka buku2 yg agak bulukan namun menggiurkan itu siap dibaca lagi…horeeee…..
O iya…. masih soal berburu bacaan bekas..
Ada satu hal yang perlu disiapkan kala berkunjung dan berniat mencari bacaan favorit di tukang buku bekas…. yaitu…kemampuan menawar.
Ya…beli buku bekas memang bisa ditawar. semakin kita ngeyel atau bisa sedikit “merayu” penjualnya,semakin rendah harga yg harus kita bayar.
soal menawar,saya termasuk yang paling payah kemampuannya….untungnya…ada suami saya…. dia jauh lebih jago nawar….hehe…untungnya dia juga suka berburu kayak saya..
…makasih ya hubby, engkau memang penawar berbakat…
Saya jg mau ngaku dosa nih…. terus terang saya rajin juga membeli buku-buku populer versi imitasi….alias..bajakan.
satu kenikmatan tersendiri (gubrak!) bisa mendapatkan buku2 yang sedang digemari banyak orang dengan harga “spesial”.. contoh lagi ya… novel “da vinci code” aspal bisa dimiliki dg 25 ribu saja (normalnya di tobuk saat itu sekitar 75rb), novel “red dragon” aspal nya thomas harris bisa dibawa pulang cukup dg 20 ribu (aslinya sih 80rb gitu)…waahh…asikk deh…terimakasih yang banyak buat para imitator…you’ve helped a poor reader like me…
Buat penerbit…saya minta maaf ya… habis…mana mungkin kantong saya yang pas-pasan bisa menebusnya…mahal…